KABUPATEN BATU BARA – Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus mendorong penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H yang digelar di UPTD SMP Negeri 1 Datuk Lima Puluh pada 27 Februari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, PGRI Kabupaten Batu Bara, BAZNAS Kabupaten Batu Bara, dan Rumah Informasi dan Edukasi (RIE) Batu Bara. Pesantren kilat mengusung tema “Membentuk Generasi Kuat, Taat, dan Bermartabat” dan diikuti sebanyak 134 siswa.

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa pembangunan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, guru, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, derasnya arus informasi juga membawa tantangan bagi anak-anak dan remaja, sehingga pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan perlu terus diperkuat.
Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar.
Di era digital, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian peserta didik. Selain memberikan pengetahuan akademik, lingkungan pendidikan diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, etika, kepedulian, dan sikap menghargai sesama.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara menilai bahwa berbagai tantangan seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, perundungan siber, hingga menurunnya etika dalam berinteraksi di ruang digital perlu menjadi perhatian bersama.
Karena itu, pendidikan karakter perlu berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Anak-anak tidak hanya perlu dibekali kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga kemampuan untuk memilih informasi, menjaga etika komunikasi, serta memahami dampak dari setiap aktivitas mereka di dunia maya.
Pesantren Kilat Jadi Sarana Penguatan Karakter
Pesantren kilat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan agama sekaligus pembentukan karakter peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, siswa diarahkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam pemahaman keagamaan, serta membangun kebiasaan positif selama bulan Ramadan.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari dan dilaksanakan di empat titik, yaitu Datuk Lima Puluh, Sei Suka, Talawi, dan Sei Balai. Selain kegiatan pembinaan, acara juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sembako kepada kaum dhuafa dan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa.
Membentuk Generasi yang Cerdas dan Berkarakter
Penguatan karakter di tengah perkembangan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama. Pendidikan diharapkan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral, akhlak, tanggung jawab, dan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak.
Melalui berbagai kegiatan pembinaan seperti pesantren kilat, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang religius, berkarakter kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: https://dinaspendidikankabbatubara.com/batu-bara-dorong-pembangunan-sekola/
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, guru, keluarga, dan masyarakat, pendidikan karakter diharapkan menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda Batu Bara menghadapi tantangan era digital.




