BATU BARA — Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus mengambil langkah progresif dalam memajukan sektor pendidikan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Baharuddin Siagian, pemerintah kabupaten bergerak cepat meninjau langsung lahan seluas 12 hektare yang dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas pendidikan terpadu atau yang dikenal sebagai program “Sekolah Rakyat”.
Peninjauan strategis ini dilakukan di wilayah Kecamatan Lima Puluh, yang digadang-gadang akan menjadi pusat inovasi pendidikan baru guna memperluas akses belajar masyarakat secara merata.
Pusat Pendidikan Terpadu untuk Generasi Masa Depan
Pembangunan fasilitas berskala besar ini merupakan salah satu bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan sarana prasarana belajar yang modern, representatif, dan inklusif. Dengan luas lahan mencapai 12 hektare, kompleks Sekolah Rakyat ini direncanakan tidak hanya menyediakan ruang kelas yang memadai, tetapi juga fasilitas pendukung penunjang bakat, keterampilan, serta karakter peserta didik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara bersama jajaran terkait turut dilibatkan secara aktif guna memastikan perencanaan teknis pembangunan berjalan matang, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan riil dunia pendidikan di Kabupaten Batu Bara saat ini.
Baca Juga : https://dinaspendidikankabbatubara.com/batu-bara-genjot-program-pendidikan/
Komitmen Jangka Panjang Peningkatan Mutu SDM
Langkah peninjauan lahan ini melengkapi berbagai rangkaian program prioritas daerah yang tengah digalakkan, mulai dari perhatian terhadap tenaga pendidik hingga pemerataan mutu fasilitas belajar dari tingkat dasar hingga menengah. Pemerintah daerah berharap, kehadiran Sekolah Rakyat di Kecamatan Lima Puluh nantinya dapat menjadi role model atau percontohan fasilitas pendidikan unggulan yang melahirkan generasi muda Batu Bara yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter mulia.




