Portal Informasi Pendidikan Daerah Batu Bara

Kepala SDN 09 Cengkering Pekan Keluhkan Keterbatasan Biaya Operasional Sekolah

Kepala SDN 09 Cengkering Pekan Keluhkan Keterbatasan Biaya Operasional Sekolah

Batu Bara – Keterbatasan anggaran operasional menjadi salah satu kendala yang dihadapi UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Kondisi tersebut disampaikan Kepala UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan, Murni, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026).

Murni mengatakan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah mencapai sekitar Rp20,25 juta setiap triwulan. Anggaran tersebut harus digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional sekolah, mulai dari kebutuhan administrasi hingga mendukung kegiatan pendidikan.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi antara lain buku, album rapor, layanan WiFi, honor guru, petugas kebersihan, penjagaan malam, spanduk, kalender, baliho hingga kegiatan ekstrakurikuler.

Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang disebut membutuhkan anggaran adalah kegiatan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Untuk kegiatan tersebut, sekolah mengeluarkan anggaran sekitar Rp1,5 juta.

Selain itu, Murni menyebut terdapat pengeluaran untuk kalender kantor sebesar Rp150 ribu serta kalender berukuran kecil untuk enam ruang kelas yang juga mencapai Rp150 ribu.

“Dari total keseluruhan Rp20,25 juta per triwulan, habis dibayarkan,” ujar Murni.

Kebutuhan Sekolah Masih Harus Dipenuhi

Murni mengungkapkan, setelah anggaran operasional sekolah terserap untuk berbagai kebutuhan, masih terdapat kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Dalam kondisi tertentu, ia mengaku terpaksa menggunakan uang pribadi untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah.

Salah satu kebutuhan yang disebutnya adalah perbaikan peralatan sekolah, termasuk speaker, serta pembayaran layanan WiFi.

“Kalau pun dianggarkan, duitnya sudah habis. Mau tak mau uang pribadi yang saya keluarkan,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola sekolah dalam menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar sekaligus memenuhi kebutuhan pendukung pendidikan.

Jumlah Siswa 87 Orang

UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan saat ini memiliki sekitar 87 siswa. Sementara itu, jumlah peserta didik baru kelas I pada tahun ini disebut hanya mencapai tujuh orang.

Jumlah siswa yang relatif sedikit turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan anggaran operasional sekolah. Berbagai kebutuhan sekolah tetap harus dipenuhi meskipun jumlah peserta didik tidak banyak.

Murni juga mengaku merasa terbebani dengan kondisi tersebut. Ia bahkan mengatakan telah lama memiliki keinginan untuk mengundurkan diri dari jabatan kepala sekolah.

“Saya sudah lama mau minta berhenti, tapi kalau saya tinggalkan nanti katanya tidak bertanggung jawab dengan tugas negara,” ujarnya.

Berharap Penggunaan Anggaran Lebih Diprioritaskan

Murni berharap berbagai kebutuhan yang tidak bersifat mendesak dapat dievaluasi sehingga anggaran sekolah bisa lebih diprioritaskan untuk kebutuhan utama pendidikan.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan yang berkaitan langsung dengan proses belajar mengajar dan fasilitas pendidikan perlu menjadi perhatian utama agar kegiatan sekolah dapat berjalan secara optimal.

Di sisi lain, penggunaan dana BOS perlu dilakukan berdasarkan perencanaan dan ketentuan yang berlaku sehingga setiap pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun sesuai petunjuk teknis.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Berikan Klarifikasi

Sementara itu, terkait pengadaan kalender dan baliho yang disebut dalam keterangan Kepala UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Yasser Abdillah, memberikan klarifikasi.

Yasser menyatakan dirinya tidak mengetahui mengenai pengadaan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan arahan kepada sekolah untuk melakukan pengadaan kalender maupun baliho sebagaimana yang disebutkan.

“Tak tahu aku itu dan tak pernah aku arahkan ke sekolah,” kata Yasser melalui pesan WhatsApp.

Klarifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam melihat persoalan penggunaan anggaran sekolah secara berimbang. Adapun pengelolaan dana BOS pada prinsipnya perlu mengacu pada ketentuan serta petunjuk teknis yang berlaku.

Baca Juga : https://dinaspendidikankabbatubara.com/data-terbaru-sd-batu-bara/

Persoalan keterbatasan biaya operasional sekolah di SDN 09 Cengkering Pekan menjadi gambaran mengenai tantangan yang dihadapi satuan pendidikan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sekolah. Evaluasi terhadap skala prioritas belanja serta pengelolaan anggaran diharapkan dapat membantu memastikan dana pendidikan digunakan untuk mendukung kebutuhan utama peserta didik dan proses pembelajaran.